Tahun 1928
Alexander Fleming secara tidak senganja meninggal kultur Staphylococcus yang tidak tertutup di laboratoriumnya di RS St.Mary , London ketika dia berlibur.
Ketika kembali,dia melihat adanya jamur yang ada di cawan -petri, bersama dengan ruang kosong yang cukup besar antara Staphylococcus dengan jamur yang bewarna biru hijau.
Ketika diteliti dibawah mikroskop, Fleming melihat bahwa ada sesuatu yang ada pada jamur tersebut telah menyerang bakteri Staphylococcus.
Fleming mengidentifikasi jamur tersebut ebagai Penicillium Notatum,sama dengan jamur yang banyak tumbuh di roti yang sudah berhari - hari jamuran.
Inilah cikal bakal antibiotik golongan Penisillin.
Tahun 1934
Abad keemasan antibiotik ketika Farmakolog Jerman Gerhard Domagk menemukan bahwa zat warna yang biasa mewarnai kain ternyata dapat menyembuhkan infeksi Sreptococcus pada tikus.
Ketika anak perempuannya sekarat karena infeksi Streptococcus , dia nekat menyuntikan zat warna tersebut kepada ananya.
Tapi yang terjadi panas anaknya turun, dan kesembuhan anak tersebut dianggap sebagai keajaiban
5 tahun kemudian Domagk mendapat hadiah Nobel atas penemuannya.
Sedangkan pemberian nama "Antibiotik" oleh ilmian Selaman A Waksman untuk senyawa kima yang dihasilkan oleh jamur dan mikroorganisme lainnya, yang dapat menghancurkan bakteri.
Tahun 1943
Dengan inspirasi dari Penisilin , Waksman meluangkan selruh waktunya untuk mencari antibiotik lain.
Waksman dan para mahasiswa meneliti lebih dari 10.000 kultur tanah , dan akhirnya di tahun 1943 Waksman mendapat sebongkah kotoran dari leher ayam yang sakit , yang mengandung jamur.
ketika dia megadu jamur tersebut dengan bakteri tuberkulosis yang ganas , jamur tersebut berhasil mengalahkannya
Dia menamai penemuannya "Streptomycin".
Setahun kemudian seorang dokter dari Mayo Clinic di Minnesota memberikan Stertomycin tersebut kepada wanita muda yang menderita tuberkulosis paru - paru lanjut.
Paru - paru kanan wanita tersebut sudah diangkat dan kini paru-paru kirinya yang tersisa sedang dimakan oleh tuberkulosis.Ternyata Sterptomycin berhasil menyelamatkan hidupnya.
Selanjutnya dalam 10 tahun kematian akibat berbagai jenis tuberkulosis di AS dapat berkurang secara drmatis.